EVALUASI KEBIJAKAN BAKU MUTU AIR LIMBAH (STUDI KASUS: LIMBAH CAIR INDUSTRI TEKSTIL DI BANDUNG)

Dyah Marganingrum, Lenny Marilyn Estiaty

Abstract


ABSTRAK
Baku Mutu Air Limbah (BMAL) dibuat sebagai salah satu bentuk regulasi untuk mengendalikan tingkat pencemaran.
Makalah ini bertujuan untuk mengkaji dan mengevaluasi peraturan BMAL, khususnya untuk industri tekstil di Bandung
yang berada di kawasan DAS Citarum. Metode yang digunakan adalah pendekatan analitik regulasi terkait. Eksperimentasi
degradasi limbah industri tekstil PT. X menggunakan bakteri Bacillus licheniformis juga dilakukan untuk memperkuat
rekomendasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa parameter pada BMAL yang bernilai lebih tinggi dari
baku mutu air (BMA) yang digunakan sebagai acuan untuk pengendalian kualitas air Sungai Citarum. Sementara analisis
data primer dan sekunder di beberapa titik Sungai Citarum telah menunjukkan kondisi tercemar, sehingga dapat dipastikan
bahwa air limbah industri tekstil yang dibuang ke badan air Sungai Citarum maupun anak-anak sungainya akan selalu
memberikan beban terhadap Sungai Citarum. Hasil eksperimen terhadap degradasi air limbah juga menunjukkan bahwa
nilai BOD dan COD mengalami penurunan, namun tidak signifikan memberikan perubahan warna sebelum dan setelah
pengolahan. Hasil pengenceran untuk menyesuaikan nilai COD dengan BMAL hingga 150 mg/l juga tidak memberikan
perbedaan warna yang signifikan. Oleh karena itu, BMAL perlu segera dievaluasi dan disesuaikan dengan daya dukung dan
daya tampung Sungai Citarum agar tetap sesuai dengan peruntukannya.
Kata kunci: Bacillus licheniformis, Citarum, regulasi

ABSTRACT
Wastewater quality standard (BMAL) is the regulation policy for controlling water pollution level. This paper aims to examine
and to evaluate the wastewater quality standard rules (BMAL), especially for textile industries in Bandung located surounding
the Citarum Watershed. The method used is the related regulation analytical approach. Experimentation of degradation of textile
industry wastewater from PT. X using bacteria Bacillus licheniformis was carried out to strengthen the recommendation. The
analysis showed that there are some parameters on BMAL which have higher values than the water quality standard (BMA) used
as a reference for water quality control to Citarum River. The primary and secondary data analyses at some points of Citarum
River show polluted conditions. Thus, it can be ascertained that the textile industry wastewater discharged into the water body of
Citarum River and its tributaries will always give load of contaminants. Results of experiments on the degradation of wastewater
also show that the BOD and COD values decreased, but not significantly give a colour change before and after the treatment. Result
dilution to adjust the value of COD with BMAL up to 150 mg/l also did not provide significant colour differences. Therefore,
BMAL needs to be evaluated and adjusted to the carrying capacity of Citarum River in order to keep its function as intended.
Keywords: Bacillus licheniformis, Citarum River, regulation


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.34126/jlbg.v7i1.90

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

                                        RJI Main Logo